5 Investasi Jangka Pendek, Hasilkan Untung Besar dalam Waktu Singkat!

  • Whatsapp

Investasi jangka pendek menjadi salah satu pilihan tepat buat kamu yang ingin mendapatkan uang tambahan dalam waktu singkat. Umumnya, jenis investasi yang satu ini memang ditujukan untuk mereka yang membutuhkan dana di beberapa tahun mendatang.

Read More

Investasi jangka pendek yaitu berinvestasi dalam waktu singkat tapi dengan minimal satu tahun. Secara umum, investasi adalah kegiatan menempatkan dana pada satu atau lebih dari instrumen untuk mendapat keuntungan.

Untuk jenis instrumennya itu sendiri bisa dibilang sama, tapi yang membedakan adalah tujuan dari investasi.

Jika kamu membutuhkan dana tambahan dalam waktu singkat, kamu bisa memilih investasi jangka pendek. Sedangkan kalau tujuan investasi kamu adalah untuk masa tua, investasi jangka panjang merupakan pilihan yang tepat.

Jadi disimpulkan, jika tujuan investasinya berbeda, pemilihan jangka waktu investasi juga berbeda.

Jenis investasi jangka pendek

Ada beberapa jenis jenis investasi jangka pendek yang bisa menjadi pilihan kamu untuk meraup banyak pundi-pundi rupiah. Apa saja? Berikut lima di antaranya:

1. Reksadana

Reksadana adalah salah satu jenis instrumen investasi yang banyak dipilih orang karena dapat memberikan return besar dan risiko kecil. Selain itu investasi reksadana terbaik dikelola langsung oleh manajer investasi yang sudah ahli dibidangnya.

Dengan begitu, investor tidak perlu memantau pergerakan pasar setiap saat. Jadi, mereka hanya perlu duduk manis di rumah dan menunggu kekayaannya semakin bertambah. Asik kan?

Reksadana pasar uang termasuk ke dalam instrumen investasi jangka pendek karena dana kelolaannya dialihkan ke deposito dan surat berharga dengan jatuh tempo di bawah satu tahun.

Seperti yang dilansir dari Bareksa kinerja reksadana pasar uang dalam kurun satu tahun terakhir mencapai 7,21 persen yang dikelola oleh Capital Money Market Fund. Maka, keuntungan yang didapatkan oleh Bagus sebesar Rp 19,2 juta X 7,21 persen yaitu Rp 1,4 juta dalam waktu satu tahun.

2. Deposito

Deposito adalah salah satu produk perbankan yang juga bisa dijadikan sebagai sarana investasi. Ciri khas dari deposito yaitu memiliki jangka waktu dan bunga yang mudah ditentukan sejak awal.

Selain itu, deposito juga memiliki persyaratan dan ketentuan lainnya salah satunya yakni adanya minimum dana yang harus disetorkan dan akan dikenakan penalti jika melakukan penarikan dana sebelum jatuh tempo.

3. Tabungan Berjangka

Tabungan berjangka adalah sama halnya dengan deposito, tabungan berjangka juga menjadi salah satu produk perbankan yang banyak dipilih orang terutama untuk mereka yang tidak bisa menabung.

Soalnya, tabungan berjangka memiliki fitur autodebet yang akan menarik dana secara otomatis dari rekening tabungan utama dengan jumlah dan waktu yang sudah disepakati antara nasabah dengan pihak bank.

4. P2P Lending

P2P lending merupakan sebuah platform investasi yang dapat mempertemukan pihak yang membutuhkan pinjaman dana dengan orang yang ingin meminjamkan dana.

Salah satu kelebihan investasi P2P lending yaitu dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar, bahkan bisa lebih dari 20 persen per tahun.

5. Surat Utang Negara

Surat utang negara yang diterbitkan pemerintah sesuai undang-undang. Investasi Indonesia dengan Surat Utang Negara (SUN) juga menjadi surat pengakuan utang yang pembayaran bunga dan pokoknya dijamin oleh negara sesuai dengan masa berlakunya.

SUN, menawarkan dua transaksi pasar yaitu Pasar Perdana dan Pasar Sekunder. Pasar Perdana adalah kegiatan penawaran dan penjualan SUN untuk pertama kali. Pasar Sekunder adalah kegiatan perdagangan SUN yang telah dijual di Pasar Perdana.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *